Teraskaltim.net | Kukar – Zakat bukan hanya kewajiban, tetapi juga bentuk kepedulian sosial yang dapat meningkatkan kesejahteraan bersama. Melalui program Kukar Berzakat 2025, masyarakat diajak untuk menyalurkan zakatnya melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) agar dikelola secara transparan dan tepat sasaran.
Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Edi Damansyah, menekankan bahwa zakat yang disalurkan melalui lembaga resmi tidak hanya lebih terorganisir, tetapi juga dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Zakat yang dikelola dengan baik akan lebih efektif dalam membantu saudara-saudara kita yang kurang mampu. Ini bukan hanya soal kewajiban, tetapi juga wujud solidaritas sosial,” ujar Edi, Jumat (21/3/2025).
Zakat yang dikelola dengan baik akan memberikan manfaat luas bagi penerima. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk segera menunaikan zakatnya tanpa menunda-nunda agar manfaatnya dapat segera dirasakan.
“Jika zakat kita salurkan dengan tepat, maka manfaatnya akan dirasakan oleh banyak orang. Jangan menunda-nunda, karena semakin cepat kita berzakat, semakin cepat pula manfaatnya dirasakan oleh mereka yang membutuhkan,” tambahnya.
Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mendukung peningkatan kesadaran berzakat. Gerakan ini diharapkan dapat menjadi kebiasaan yang dilakukan sepanjang tahun, bukan hanya saat Ramadan.
“Mari kita jadikan Kukar Berzakat sebagai budaya, bukan sekadar program tahunan. Dengan semangat kebersamaan, kita bisa membangun Kukar yang lebih sejahtera,” tegasnya.
ASN, pelaku usaha, dan seluruh elemen masyarakat diajak untuk turut serta dalam gerakan ini. Dengan semakin banyak orang yang berzakat, kesejahteraan sosial akan lebih merata dan kehidupan masyarakat semakin baik.
“Setiap rupiah yang kita keluarkan untuk zakat adalah investasi kebaikan. Jangan ragu, mari kita berlomba-lomba dalam kebaikan dan menjadikan zakat sebagai bagian dari kehidupan kita,” pungkasnya. (Adv)



