Jalan Rusak Diperbaiki Bertahap, Loa Tebu Fokus Benahi Akses Warga

teraskaltim.net

Lurah Loa Tebu, Rahimudin.

Teraskaltim.net | Kukar – Pemerintah Kelurahan Loa Tebu, Kecamatan Tenggarong, terus berupaya memperbaiki kondisi infrastruktur jalan yang selama ini menjadi keluhan utama masyarakat. 

Tahun 2025, perbaikan sejumlah ruas jalan menjadi prioritas utama guna menunjang mobilitas dan mendukung aktivitas sosial-ekonomi warga.

Lurah Loa Tebu, Rahimudin, menyebutkan bahwa fokus pembangunan difokuskan pada titik-titik strategis yang paling terdampak, salah satunya adalah Jalan Batu Dinding. Ruas ini kini sedang dalam proses pengerasan, namun kondisinya masih menyulitkan warga saat musim hujan maupun kemarau.

Baca Juga  Rampungkan LKPD, Bupati Kukar Serahkan Langsung Kepada BPK RI Perwakilan Kaltim

“Saat hujan becek, kemarau berdebu. Masyarakat sudah lama berharap jalan ini dibenahi,” ujarnya, Kamis (5/6/2025).

Selain itu, pihak kelurahan juga menargetkan pembukaan jalur baru di Jalan Sultan Sulaiman yang belum sepenuhnya tembus. Menurut Rahimudin, jika sisa sekitar 3 kilometer bisa dibangun, maka warga akan memiliki dua akses utama yang dapat digunakan saat acara besar ataupun kondisi darurat.

“Jalur alternatif itu penting. Bisa bantu kurangi kemacetan dan mempercepat layanan ke warga,” jelasnya.

Baca Juga  Pemkab Kukar Maksimalkan Transmigrasi untuk Pembangunan Berkelanjutan

Sementara itu, Jalan Bekinang sepanjang 1 kilometer juga sudah berjalan pengerjaan tahun ini. Apabila seluruh jalur utama selesai ditangani, kelurahan akan mulai membenahi gang-gang kecil yang selama ini belum tersentuh pembangunan.

Namun, persoalan infrastruktur tidak hanya soal jalan. Kelurahan juga menyoroti pentingnya sistem drainase dan parit yang memadai untuk mengantisipasi banjir saat musim hujan. Sayangnya, keterbatasan anggaran membuat proyek ini harus dikerjakan secara bertahap.

Di luar pembangunan fisik, Rahimudin mengungkapkan bahwa pihaknya juga menyiapkan alokasi dana sebesar Rp50 juta per RT yang dapat dimanfaatkan untuk pelatihan keterampilan sesuai kebutuhan warga.

Baca Juga  Bupati Edi Dorong Sekolah Digital di Kukar

“Kami ingin pemberdayaan masyarakat jalan seiring dengan pembangunan fisik. Tapi tentu semua butuh dukungan anggaran,” katanya.

Meski begitu, Rahimudin tak menampik adanya kekhawatiran terkait pemangkasan dana kelurahan yang sudah dua kali terjadi. Ia berharap tahun ini anggaran tidak kembali dipotong agar program bisa berjalan maksimal.

“Kalau akses lancar, pelayanan publik dan ekonomi warga pasti ikut bergerak,” pungkasnya. (Adv)

Bagikan

Berita Terkait

Tinggalkan komentar