Teraskaltim.net | Kukar – Menyambut arus mudik Lebaran 1446 H, Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Edi Damansyah, mengingatkan masyarakat untuk turut menjaga keamanan dan kelancaran lalu lintas.
Dengan meningkatnya mobilitas warga, sinergi antara pemudik, petugas, dan seluruh elemen masyarakat menjadi kunci untuk menciptakan perjalanan yang aman dan nyaman.
Untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan, Pemkab Kukar telah menerapkan sejumlah kebijakan strategis, termasuk rekayasa lalu lintas, pembatasan operasional angkutan barang, serta penyesuaian jadwal penyeberangan.
Langkah ini diharapkan dapat mengurangi kemacetan dan menekan risiko kecelakaan selama periode mudik.
“Kami meminta masyarakat untuk mematuhi aturan yang telah ditetapkan demi keselamatan bersama. Kepatuhan terhadap rekayasa lalu lintas dan jadwal penyeberangan akan sangat membantu kelancaran mudik tahun ini,” ujar Edi pada Jum’at (21/3/2025).
Selain itu, pemerintah juga telah menyiapkan langkah-langkah antisipasi, termasuk mengalihfungsikan beberapa lokasi penimbangan kendaraan menjadi tempat istirahat bagi pemudik.
Fasilitas ini diharapkan dapat dimanfaatkan dengan baik agar pengemudi tetap bugar dan tidak memaksakan diri berkendara dalam kondisi lelah.
Petugas yang bertugas di lapangan, baik dari TNI-Polri, Dinas Perhubungan, Satpol PP, tenaga medis, maupun relawan, diimbau untuk selalu bersikap humanis dalam melayani masyarakat.
Bupati Edi menekankan pentingnya memberikan edukasi keselamatan berkendara, serta memastikan rambu lalu lintas, penerangan jalan, dan jalur alternatif dalam kondisi optimal.
Selain pengamanan fisik di jalan, pemerintah juga mendorong optimalisasi layanan darurat Call Center 110 sebagai sarana pengaduan bagi pemudik jika terjadi gangguan keamanan atau kemacetan.
Dengan adanya jalur komunikasi yang jelas, diharapkan respons terhadap situasi darurat dapat lebih cepat dan efektif.
Bupati Edi juga mengajak masyarakat untuk tidak ragu melaporkan kondisi di jalan kepada petugas jika menemukan hambatan atau hal-hal yang berpotensi mengganggu kelancaran arus lalu lintas.
Kesadaran dan kepedulian bersama akan membantu menciptakan suasana mudik yang lebih aman dan nyaman bagi semua.
“Mari kita jaga ketertiban dan keselamatan selama perjalanan mudik. Bagi yang berkendara, pastikan kendaraan dalam kondisi prima, patuhi rambu lalu lintas, dan hindari kebut-kebutan di jalan. Keselamatan adalah yang utama,” pesannya.
Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh petugas yang bertugas selama periode mudik Lebaran. Menurutnya, dedikasi mereka dalam menjaga keamanan dan kelancaran arus mudik adalah bentuk pengabdian luar biasa bagi masyarakat.
“Ketika banyak orang berkumpul dengan keluarga, kalian tetap berada di garis depan untuk memastikan semuanya berjalan lancar. Ini adalah tugas mulia yang harus dijalankan dengan penuh keikhlasan. Selamat bertugas dan tetap semangat!” tutupnya. (Adv)



