Rendi Solihin ajak Masyarakat Melestarikan Tradisi Bersilaturahmi

redaksi

Foto: Kehangantan Pertemuan Pemimpin Kutai Kartanegara.
Foto: Kehangantan Pertemuan Pemimpin Kutai Kartanegara.

Kutai Kartanegara – Suasana kehangatan tak hanya dirasakan masyarakat saat Hari Raya Idul Fitri 1445 hijriah, namun juga menjadi panggilan di antara pemimpin daerah untuk menjaga tradisi bersilaturahmi.

“Sebagai anak muda, saya datang menemui Pak Bupati, yang saya anggap seperti orang tua sendiri. Insya Allah akan menguatkan hati di hari nan fitri ini,” ujar Wakil Bupati Rendi Solihin saat bersilaturahmi ke Pendopo Bupati Kabupaten Kutai Kartanegara, Edi Damansyah.

Baca Juga  Rendi Solihin ajak Masyarakat Bersholawat Bersama dalam acara Ramadhan Keren

Kedatangan Rendi Solihin bersama Pengurus Kukar Keren tidak hanya ditandai dengan jabat tangan saja, tetapi dibumbui dengan pelukan hangat sebagai simbol keakraban dan persaudaraan.

Suasana kehangatan terasa begitu kental di ruangan yang dingin itu, di mana canda dan tawa mengiringi setiap percakapan, serta menambah keceriaan dalam suasana yang penuh berkah ini.

“Pada momentum ini, marilah kita bersama-sama merayakan kemenangan dengan saling mempererat tali persaudaraan melalui silaturahmi,” jelasnya.

Baca Juga  Loa Janan Dorong Ketahanan Pangan Lewat Kolaborasi Pertanian Terpadu

Menurut pria kelahiran 1991 itu, silaturahmi bukan sekadar ritual, tetapi juga merupakan salah satu cara untuk menjaga keharmonisan, kebersamaan dan cinta kasih para pemimpin di tengah-tengah masyarakat

Dengan penuh semangat, Rendi mengajak masyarakatnya untuk memelihara budaya silaturahmi. Namun tak hanya melakukannya di dalam keluarga, tetapi meluaskan cakupan kebahagiaan dengan bersilaturahmi kepada tetangga, para sahabat, dan seluruh anggota masyarakat.

Baca Juga  Gowes Bareng Bupati, Ratusan Warga Kukar Semarakkan Fun Bike Kukar Idaman 2025

Rendi Solihin juga menekankan pentingnya memaafkan satu sama lain sebagai bagian dari mempererat hubungan sosial. Sehingga, silaturahmi tidak boleh putus, karena ini salah satu cara untuk tetap menjaga hubungan baik dengan sesama.

“Marilah kita jadikan Hari Raya Idul Fitri ini sebagai momen untuk mempererat tali persaudaraan, saling memaafkan, dan mengisi kebahagiaan bersama. Selamat Hari Raya Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin,” terangnya, Rabu (10/4/2024).

Bagikan

Berita Terkait

Tinggalkan komentar