Proyek Jembatan Sebulu Terhenti, Warga Harap Pembangunan Segera Dilajukan 

teraskaltim.net

Kondisi proyek jembatan sebulu.

Teraskaltim.net | Kukar – Harapan warga Kecamatan Sebulu, Kutai Kartanegara, terhadap pembangunan Jembatan Sebulu mulai pudar seiring mandeknya proyek tersebut. 

Infrastruktur yang digadang-gadang akan membuka akses vital antara wilayah hulu dan hilir Mahakam itu kini terhenti tanpa kejelasan kelanjutan.

Jembatan ini sejatinya menjadi program strategis dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kukar 2021–2026. Keberadaan jembatan tersebut juga dinilai penting untuk mendukung distribusi hasil pertanian dan mempercepat pergerakan ekonomi warga.

Baca Juga  Bangun Budaya Kerja Ramah, DPMD Kukar Latih Pegawai dengan Soft Skill Humanis

Namun, sejak pelaksanaan proyek mengalami hambatan karena persoalan keuangan dari pihak kontraktor, aktivitas pembangunan di lokasi pun berhenti. Warga pun mulai mempertanyakan komitmen pemerintah dalam menyelesaikan proyek tersebut.

Camat Sebulu, Edy Fachruddin, mengungkapkan bahwa pihaknya menerima banyak pertanyaan dari masyarakat mengenai alasan tertundanya pembangunan.

“Banyak warga bertanya kenapa pembangunannya tidak dilanjutkan. Kami di kecamatan hanya bisa meneruskan aspirasi itu ke dinas terkait,” ujar Edy.Rabu (4/6/2025).

Menurutnya, pemerintah kecamatan terus berupaya menjaga komunikasi antara warga dan instansi teknis agar informasi yang beredar tidak simpang siur. Evaluasi terhadap penyedia jasa juga dinilai penting agar proyek tidak dibiarkan mangkrak terlalu lama.

Baca Juga  Danau Kumbara Pesona Alam Tersembunyi di Desa Kota Bangun III

Edy menyebutkan bahwa informasi sementara yang diterima menyatakan kontraktor mengalami persoalan modal. Jika itu terbukti benar, ia menilai perlu ada tindakan cepat, termasuk kemungkinan pergantian pelaksana proyek.

“Kami harap jika memang ada kendala, bisa segera diatasi dengan penyedia jasa yang lebih siap,” ujarnya.

Warga Sebulu selama ini menggantungkan banyak harapan pada jembatan tersebut. Selain menunjang mobilitas, proyek ini dianggap sebagai bukti nyata kehadiran pemerintah dalam pemerataan pembangunan.

Baca Juga  Dispar Kukar Fokus Kembangkan Potensi Pariwisata di Danau Terbesar Kutai Kartanegara

Pemerintah kabupaten pun menegaskan bahwa proyek ini tidak akan dibiarkan berhenti begitu saja. Evaluasi sedang dilakukan sebagai dasar pengambilan langkah berikutnya.

“Kami hanya bisa mendorong dan mengawal agar jembatan ini tidak dilupakan. Yang pasti, masyarakat sangat berharap pembangunan ini segera dituntaskan,” tutup Edy. (Adv)

Bagikan

Berita Terkait

Tinggalkan komentar