Pemkab Kukar Dorong Penguatan Manajemen Koperasi Merah Putih Sebagai Pilar Ekonomi Desa

teraskaltim.net

Bupati Kukar, Edi Damansyah Pimpin Rapat Koordinasi dan Evaluasi Optimalisasi Koperasi Merah Putih.

Teraskaltim.net | Kukar – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mengalihkan fokus pemberdayaan ekonomi desa ke arah yang lebih strategis denahn membangun koperasi sebagai penggerak utama ekonomi lokal berbasis manajemen modern dan akuntabel.

Langkah ini ditandai dengan percepatan pembentukan Koperasi Merah Putih di seluruh desa dan kelurahan. Hingga kini, 193 desa dan 44 kelurahan sudah memiliki koperasi lengkap dengan struktur kepengurusan dan akta pendirian.

Bupati Kukar, Edi Damansyah, menyebut koperasi tidak bisa dikelola asal-asalan. Untuk bisa menjadi pilar ekonomi desa, koperasi harus ditopang dengan sistem pengelolaan yang profesional dan berbasis kebutuhan riil masyarakat.

Baca Juga  Pemdes Lamin Pulut Kec. Kenohan Minta Percepatan Masuknya Aliran Listrik

“Kalau koperasi ingin hidup dan memberi manfaat, yang pertama harus dibangun adalah manajemennya. Harus paham fungsi, punya arah usaha, dan kuat secara administrasi,” tegas Edi dalam rapat koordinasi di Kantor Dinas Koperasi dan UMKM Kukar, Selasa (10/6/2025).

Ia mengingatkan bahwa struktur koperasi saja tidak cukup. Masih diperlukan penyempurnaan dokumen hukum seperti anggaran dasar dan anggaran rumah tangga agar koperasi sah beroperasi dan memiliki legalitas yang jelas.

Baca Juga  Pelatihan Khusus Jadi Solusi Pemdes Loa Ulung Atasi Kesenjangan Akses Pemuda Kurang Mampu

Dalam mendukung keberlanjutan koperasi, Edi mengarahkan agar pelatihan manajerial segera digelar. Fokus pelatihan akan mencakup pengelolaan keuangan, strategi pemasaran, serta pengembangan usaha sesuai potensi lokal tiap wilayah.

Menurutnya, koperasi yang dikelola secara modern bukan hanya bertahan, tetapi mampu menciptakan peluang ekonomi baru bagi warga desa. Hal ini sejalan dengan upaya Kukar memperkuat ekonomi kerakyatan secara menyeluruh.

Peran Satgas Koperasi Merah Putih yang dikomandoi oleh Sekda Kukar, Sunggono, serta dukungan dari camat hingga kepala desa menjadi faktor penting dalam memastikan koperasi tidak berhenti sebagai wacana.

Baca Juga  Pemdes Jembayan Gencar Bina Atlet Muda Lewat Turnamen Voli Tahunan

Edi juga berharap koperasi bisa membuka ruang lebih luas untuk usaha masyarakat, seperti pertanian, kerajinan, hingga produk UMKM. Dengan tata kelola yang baik, koperasi diyakini mampu memperkuat struktur ekonomi desa secara berkelanjutan.

“Koperasi ini harus jadi alat untuk membangkitkan ekonomi dari bawah. Tapi keberhasilannya sangat tergantung pada cara kita mengelolanya,” tutup Edi. (Adv)

Bagikan

Berita Terkait

Tinggalkan komentar