Teraskaltim.net | Kukar – Pemerintah Kecamatan Sangasanga terus berupaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat dengan mendorong pembangunan infrastruktur yang menyentuh langsung kebutuhan warga.
Salah satunya yang dilakukan oleh pihak kecamatan yakni dengan melakukan pembenahan drainase dan perbaikan jalan lingkungan di sejumlah titik rawan genangan.
Camat Sangasanga, Dachriansyah, menyampaikan bahwa upaya ini bukan hanya soal pembangunan fisik, tetapi juga menyangkut kenyamanan dan keselamatan masyarakat saat beraktivitas, terutama saat musim hujan tiba.
“Ketika drainase baik dan jalan lingkungan mulus, masyarakat akan lebih tenang menjalankan kegiatan sehari-hari,” ujarnya pada Senin (2/6/2025).
Dari 646 usulan pembangunan yang diterima, sekitar 120 di antaranya telah diprioritaskan, mayoritas terkait infrastruktur dasar seperti saluran air dan jalan permukiman. Penentuan prioritas dilakukan berdasarkan urgensi dan dampaknya terhadap kehidupan warga.
Menurut Dachriansyah, perbaikan drainase yang tidak lagi mampu menampung debit air hujan menjadi sangat penting untuk mengatasi banjir tahunan. Begitu pula dengan akses jalan yang dinilai vital sebagai penghubung kegiatan sosial dan ekonomi masyarakat.
“Jalan dan saluran air ini memang terlihat sederhana, tapi fungsinya besar bagi kehidupan sehari-hari,” katanya.
Guna mempercepat realisasi program, pemerintah kecamatan aktif menjalin komunikasi dengan anggota DPRD Kukar serta perangkat daerah terkait. Kerja sama ini dilakukan agar pembangunan berjalan searah dengan kebijakan daerah dan aspirasi masyarakat.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak bisa dicapai hanya oleh pemerintah semata, melainkan harus melalui kolaborasi antara berbagai pihak termasuk warga setempat.
“Kami ingin memastikan bahwa yang dibangun benar-benar dibutuhkan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ungkapnya.
Dengan semangat gotong royong dan sinergi lintas sektor, Dachriansyah yakin Sangasanga dapat menjadi wilayah yang lebih tertata, bersih, dan siap menghadapi musim penghujan.
“Ini bukan sekadar perbaikan infrastruktur, tapi upaya membangun harapan dan kenyamanan masyarakat,” pungkasnya. (Adv)



