Akses Jalan Belum Layak, Warga Tabang Terhambat Urus Layanan Dasar

teraskaltim.net

Camat Tabang, Rakhmadani Hidayat.

Teraskaltim.net | Kukar – Warga Kecamatan Tabang, Kutai Kartanegara (Kukar), masih menghadapi kesulitan saat hendak mengakses layanan dasar pemerintahan. 

Penyebab utamanya yaitu kondisi jalan menuju pusat kecamatan yang belum sepenuhnya layak dilintasi.

Ruas jalan sepanjang 1,5 kilometer yang menghubungkan permukiman warga dengan pusat pelayanan masih rusak. Saat musim hujan, jalur tersebut menjadi licin dan berlumpur, sehingga menyulitkan kendaraan roda dua maupun roda empat.

Baca Juga  Masuki Bulan Suci Ramadhan, Jam Operasi Objek Wisata di Kukar Dirubah

Camat Tabang, Rakhmadani Hidayat, mengungkapkan bahwa persoalan ini sudah lama menjadi keluhan masyarakat. Warga kesulitan menjangkau pelayanan kesehatan, administrasi, hingga keperluan pendidikan.

“Kalau hujan deras, aksesnya benar-benar terganggu. Warga yang sakit atau punya urusan penting jadi terhambat,” ujar Rakhmadani saat ditemui media ini, Rabu (21/5/2025).

Upaya perbaikan kini sedang dikebut. Pemerintah kecamatan telah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum Kukar, dan jalan ini telah masuk dalam daftar prioritas pembangunan infrastruktur tahun ini.

Baca Juga  Kesbangpol Kukar Ajak Masyarakat Aktif Sukseskan PSU 19 April

Selain mempermudah mobilitas warga, jalan yang baik juga akan menunjang distribusi logistik ke wilayah pelosok, termasuk bahan kebutuhan pokok dan bantuan layanan sosial lainnya.

Rakhmadani menyebut, jalan penghubung ini bukan hanya berfungsi untuk transportasi, tapi menjadi sarana vital untuk menyambungkan berbagai aktivitas masyarakat di sektor ekonomi, pendidikan, dan kesehatan.

Pemerintah kecamatan berharap agar perbaikan bisa segera dimulai, mengingat kebutuhan masyarakat terhadap infrastruktur ini cukup mendesak. Percepatan pembangunan dinilai penting agar pelayanan publik tidak terus-menerus terganggu.

Baca Juga  Bupati Kukar Tekankan Pentingnya Pendidikan Nonformal Sesuai Kebutuhan Masyarakat

“Kalau dibiarkan terlalu lama, masyarakat akan terus dirugikan. Padahal pelayanan harus menjangkau semua, termasuk yang tinggal di pelosok,” tambahnya.

“Kami ingin warga Tabang punya akses yang layak, supaya urusan mereka bisa cepat selesai dan pelayanan benar-benar terasa manfaatnya,” tutup Rakhmadani. (Adv)

Bagikan

Berita Terkait

Tinggalkan komentar